{“main-title”:{“component”:”hc_title”,”id”:”main-title”,”subtitle”:””,”title_content”:{“component”:”hc_title_image”,”id”:”title-image”,”image”:”http://vesinhnhatrang.com/wp-content/uploads/2016/06/bg-banner-royal-blue-1024×448.png|525|1200|1661″,”full_screen”:false,”full_screen_height”:””,”parallax”:false,”bleed”:””,”ken_burn”:””,”overlay”:””,”breadcrumbs”:false,”white”:true},”title”:”Memahami Tentang Pentingnya Data Kependudukan”},”section_5ZtkF”:{“component”:”hc_section”,”id”:”section_5ZtkF”,”section_width”:””,”animation”:””,”animation_time”:””,”timeline_animation”:””,”timeline_delay”:””,”timeline_order”:””,”vertical_row”:””,”box_middle”:””,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”section_content”:[{“component”:”hc_column”,”id”:”column_RGb6D”,”column_width”:”col-md-12″,”animation”:””,”animation_time”:””,”timeline_animation”:””,”timeline_delay”:””,”timeline_order”:””,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”main_content”:[{“component”:”hc_column”,”id”:”column_TNBFL”,”column_width”:”col-md-8″,”animation”:””,”animation_time”:””,”timeline_animation”:””,”timeline_delay”:””,”timeline_order”:””,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”main_content”:[{“component”:”hc_image”,”id”:”ivOv4″,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”image”:””,”alt”:””,”thumb_size”:”large”},{“component”:”hc_space”,”id”:”oOtvJ”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”s”,”height”:””},{“component”:”hc_title_tag”,”id”:”SucP1″,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”text”:””,”tag”:”h4″},{“component”:”hc_space”,”id”:”rJAar”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”s”,”height”:””},{“component”:”hc_social_share_buttons”,”id”:”LiDZt”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”type”:”classic”,”position”:”left”,”link_type”:”share”,”text”:”Chia sẻ bài viết:”,”social_colors”:false,”fb”:true,”fb_link”:””,”tw”:true,”tw_link”:””,”g+”:true,”g+_link”:””,”li”:true,”li_link”:””},{“component”:”hc_space”,”id”:”MFIzi”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”xs”,”height”:””},{“component”:”hc_wp_editor”,”id”:”V5NY9″,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”editor_content”:”
Secara umum data dapat diartikan sebagai kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan berupa angka, lambang atau sifat yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. Data juga dapat didefinisikan sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang diperoleh dari pengamatan (observasi) suatu objek. Oleh karena itu data yang baik adalah data yang bisa dipercaya kebenarannya (reliable), tepat waktu dan mencakup ruang lingkup yang luas atau bisa memberikan gambaran tentang suatu masalah secara menyeluruh merupakan data relevan.
\nSedangkan kependudukan atau demografi merupakan ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Demografi meliputi ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan.\n\nAnalisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan, kewarganegaraan,agama atau etnisitas tertentu.\n\nDengan demikian data kependudukan adalah segala tampilan data penduduk dalam bentuk resmi maupun tidak resmi yang diterbitkan oleh badan-badan pencatatan kependudukan (pemerintah maupun non pemerintah), dalam berbagai bentuk baik angka, grafik, gambar dan lain lain.\n\nSecara khusus UU No.24 Tahun 2013 pasal 1 point 9 menyebutkan bahwa data kependudukan adalah data perseorangan dan/atau data agregat yang terstruktur sebagai hasil dari kegiatan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.\n\nSatu dekade terakhir Kementerian Dalam Negeri cq. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, telah melakukan pendataan penduduk dengan membangun database penduduk yang sistematik, terstruktur dan saling berhubungan dengan menggunakan perangkat lunak, perangkat keras dan jaringan komunikasi data. Data base penduduk tersebut disimpan dalam data center yang terletak di kantor Kementerian Dalam Negeri Jl. Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jl. Taman Makan Pahlawan No. 17 Jakarta Selatan, dan di Pulau Batam.\n\nUntuk mendukung pendataan penduduk tersebut telah disahkan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan direvisi terakhir menjadi Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.\n\nDalam UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, data dikelompokkan menjadi :\n\n1. Data Pribadi adalah data perseorangan tertentu yang disimpan, dirawat, dan dijaga kebenaran serta dilindungi kerahasiaannya (pasal 1 point 22).\n\n2. Database adalah kumpulan berbagai jenis data kependudukan yang tersimpan secara sistematik, terstruktur dan saling berhubungan dengan menggunakan perangkat lunak, perangkat keras dan jaringan komunikasi data (pasal 1 point 29 PP No. 37 Tahun 2007).\n\n3. Data Kependudukan adalah data perseorangan atau data agregat yang terstruktur sebagai hasil kegiatan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil.\n\nData perseorangan menurut UU No. 24 Tahun 2013, pasal 58 ayat 2, meliputi nomor Kartu Keluarga; Nomor Induk Kependudukan; nama lengkap; jenis kelamin; tempat lahir; tanggal/bulan/tahun lahir; golongan darah; agama/kepercayaan; status perkawinan; status hubungan dalam keluarga; cacat fisik dan/atau mental; pendidikan terakhir; jenis pekerjaan; NIK ibu kandung; nama ibu kandung; NIK ayah; nama ayah; alamat sebelumnya; alamat sekarang; kepemilikan akta kelahiran/surat kenal lahir; nomor akta kelahiran/nomor surat kenal lahir; kepemilikan akta perkawinan/buku nikah; nomor akta perkawinan/buku nikah; tanggal perkawinan; kepemilikan akta perceraian; nomor akta perceraian/surat cerai; tanggal perceraian; sidik jari; iris mata; tanda tangan; dan elemen data lainnya yang merupakan aib seseorang.\n\n4. Data agregat adalah kumpulan data tentang peristiwa kependudukan, peristiwa penting, jenis kelamin, kelompok usia, agama, pendidikan, dan pekerjaan (penjelasan pasal 58 ayat 3 UU No. 24 Tahun 2013).\n\nData kependudukan hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dijamin keamanannya dan kerahasiaannya oleh Negara dengan menyimpannya di Data Center. Data Center digunakan sebagai tempat atau ruang penyimpanan perangkat database pada penyelenggara pusat yang menghimpun data kependudukan dari penyelenggara provinsi, penyelenggara kabupaten/kota dan instansi pelaksana (pasal 1 point 30 PP No. 37 Tahun 2013).\n\nData pribadi penduduk yang memuat keterangan tentang cacat fisik atau cacat mental, sidik jari, iris mata , tanda tangan, dan elemen data lainnya yang merupakan aib seseorang harus dilindungi kerahasiaannya (pasal 84 ayat 1) dan ketentuan lebih lanjut seperti tersebut pasal 84 ayat 1 diatur dalam Peraturan Pemerintah.\n\nData kependudukan yang dihimpun dari pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil menjadi data agregat penduduk yang meliputi himpunan data perseorangan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data Kependudukan tersebut digunakan untuk semua keperluan berasal dari Kementerian Dalam Negeri (pasal 58 UU No. 24 Tahun 2013), antara lain dimanfaatkan untuk :\n
\n \t
\n \t
\n \t
\n \t
\n
\nSejalan dengan terbangunnya databasekependudukan maka perlu pula diperjelas perihal pengaturan hak akses atas pemanfaatan data kependudukan baik bagi petugas pada penyelenggara, instansi pelaksana, dan pengguna data kependudukan. https://tegalwirangrong.com/ Dengan demikian perlu diterapkan sanksi pidana bagi setiap penduduk sehingga tidak ada lagi diskriminasi sesama penduduk maka diperlukan penyesuaian besarnya sanksi pidana bagi penduduk Warga Negara Indonesia maupun penduduk Warga Negara Asing.\n\nKetentuan pidana tentang penyalahgunaan data kependudukan dalam UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, antara lain :\n
\n \t
\n \t
\n \t
\n
\nDengan diterapkannya sanksi pidana tersebut diharapkan petugas dan pengguna data kependudukan tidak berwenang menyebarluaskan data kependudukan yang tidak sesuai dengan kewenangannya.\n\nPenyajian data kependudukan berskala provinsi (pasal 6 UU NO. 24 Tahun 2013)dan penyajian data kependudukan berskala kabupaten/kota (pasal 7 UU NO. 24 Tahun 2013) berasal dari data kependudukan yang telah dikonsolidasikan dan dibersihkan oleh Kementerian Dalam Negeri.\n\nData Kependudukan diterbitkan secara berkala, untuk skala Nasional, skala Provinsi dan Kabupaten/Kota diterbitkan per semester yaitu semester pertama diterbitkan tiap tanggal 30 Juni dan semester kedua diterbitkan tanggal 31 Desember setiap tahun kelender (penjelasan pasal 5 s/d 7 UU No. 24 Tahun 2013).\n\nKhusus untuk Provinsi DKI Jakarta sesuai kekhususannya berbeda dengan provinsi yang lain karena diberi kewenangan untuk menyelenggarakan Administrasi Kependudukan seperti kabupaten/kota. (pasal 7 ayat2)\n\nPemanfaatan data kependudukan oleh lembaga negara, kementerian/lembaga pemerintah non kementerian atau badan hukum Indonesia adalah data kependudukan yang sudah dikonsolidasikan dan dibersihkan oleh Kementerian Dalam Negeri (pasal 58 ayat 4 UU No. 24 Tahun 2013).\n\nDengan terwujudnya database kependudukan yang valid dapat dipergunakan sebagai data/bahan/masukan untuk pembangunan database kependudukan kabupaten, juga sebagai dasar dalam pemberian NIK kepada setiap penduduk, untuk mendukung tertib administrasi kependudukan, tertib administrasi pelayanan publik, pelaksanaan pemilu dan untuk pelaksanaan pemilu Kepala Daerah serta dalam jangka panjang digunakan sebagai data dasar dalam rangka Pembangunan Database Penduduk Nasional.”},{“component”:”hc_space”,”id”:”SMbtX”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”xs”,”height”:””},{“component”:”hc_social_share_buttons”,”id”:”2t1D1″,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”type”:”classic”,”position”:”left”,”link_type”:”share”,”text”:”Chia sẻ bài viết:”,”social_colors”:false,”fb”:true,”fb_link”:””,”tw”:true,”tw_link”:””,”g+”:true,”g+_link”:””,”li”:true,”li_link”:””},{“component”:”hc_space”,”id”:”XWBFp”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”m”,”height”:””},{“component”:”hc_title_tag”,”id”:”jTz8j”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”text”:”CÁC DỰ ÁN KHÁC”,”tag”:”h4″},{“component”:”hc_space”,”id”:”NYuOs”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”s”,”height”:””},{“component”:”hc_pt_grid_list”,”id”:”t7HzX”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”post_type_slug”:”du-an”,”post_type_category”:””,”column”:”col-md-4″,”row”:””,”margins”:””,”pagination_type”:””,”pag_items”:”6″,”pag_lm_animation”:”scale-up”,”button_size”:”pagination-sm”,”box”:”image_down_text”,”boxed”:false,”boxed_inverse”:false,”button_text”:””,”button_style”:”circle”,”button_dimensions”:””,”button_animation”:false,”hidden_content”:false,”extra_1″:false,”extra_2″:false,”content”:””,”title_length”:””,”excerpt_length”:””,”title_size”:”text-s”,”box_animation”:”scale-up”,”custom_css”:””,”pag_scroll_top”:false,”pag_centered”:false,”pag_button_prev”:”Prev”,”pag_button_next”:”Next”,”lm_lazy”:false,”lm_button_text”:”Load more”,”data_options_pagination”:””}]},{“component”:”hc_column”,”id”:”column_8P0l4″,”column_width”:”col-md-4″,”animation”:””,”animation_time”:””,”timeline_animation”:””,”timeline_delay”:””,”timeline_order”:””,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”main_content”:[{“component”:”hc_image”,”id”:”17qxl”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”image”:”http://vesinhnhatrang.com/wp-content/uploads/2016/06/hotline-tu-van2.png|302|1012|1939″,”alt”:””,”thumb_size”:”large”},{“component”:”hc_space”,”id”:”CAKxU”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”m”,”height”:””},{“component”:”hc_title_tag”,”id”:”lYjiK”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”text”:”DỊCH VỤ CHUYÊN NGHIỆP”,”tag”:”h4″},{“component”:”hc_space”,”id”:”hWk8Z”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”s”,”height”:””},{“component”:”hc_pt_grid_list”,”id”:”4OsxL”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”post_type_slug”:”dich-vu”,”post_type_category”:””,”column”:”col-md-12″,”row”:””,”margins”:””,”pagination_type”:””,”pag_items”:”5″,”pag_lm_animation”:”scale-up”,”button_size”:”pagination-sm”,”box”:”image_down_text”,”boxed”:false,”boxed_inverse”:false,”button_text”:””,”button_style”:”circle”,”button_dimensions”:””,”button_animation”:false,”hidden_content”:false,”extra_1″:false,”extra_2″:false,”content”:”subtitle”,”title_length”:””,”excerpt_length”:””,”title_size”:”text-s”,”box_animation”:”scale-up”,”custom_css”:””,”pag_scroll_top”:false,”pag_centered”:false,”pag_button_prev”:”Prev”,”pag_button_next”:”Next”,”lm_lazy”:false,”lm_button_text”:”Load more”,”data_options_pagination”:””},{“component”:”hc_space”,”id”:”vUsuq”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”m”,”height”:””},{“component”:”hc_title_tag”,”id”:”c06Tg”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”text”:”TIN TỨC MỚI”,”tag”:”h4″},{“component”:”hc_space”,”id”:”WP1Xb”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”size”:”s”,”height”:””},{“component”:”hc_pt_grid_list”,”id”:”4Tnvl”,”css_classes”:””,”custom_css_classes”:””,”custom_css_styles”:””,”post_type_slug”:”tin-tuc”,”post_type_category”:””,”column”:”col-md-12″,”row”:””,”margins”:””,”pagination_type”:””,”pag_items”:”7″,”pag_lm_animation”:”scale-up”,”button_size”:”pagination-sm”,”box”:”image_down_text”,”boxed”:false,”boxed_inverse”:false,”button_text”:””,”button_style”:”circle”,”button_dimensions”:””,”button_animation”:false,”hidden_content”:false,”extra_1″:false,”extra_2″:false,”content”:”subtitle”,”title_length”:””,”excerpt_length”:””,”title_size”:”text-s”,”box_animation”:”scale-up”,”custom_css”:””,”pag_scroll_top”:false,”pag_centered”:false,”pag_button_prev”:”Prev”,”pag_button_next”:”Next”,”lm_lazy”:false,”lm_button_text”:”Load more”,”data_options_pagination”:””}]}]}],”section_settings”:””},”scripts”:{“pagination”:”jquery.twbsPagination.min.js”},”css”:{“content_box”:”css/content-box.css”,”image_box”:”css/image-box.css”},”css_page”:””,”template_setting”:{“settings”:{“id”:”settings”}},”template_setting_top”:{},”page_setting”:{“settings”:[“lock-mode-off”]},”post_type_setting”:{“settings”:{“image”:””,”excerpt”:””,”extra_1″:””,”extra_2″:””,”icon”:{“icon”:””,”icon_style”:””,”icon_image”:””}}}}